Ratusan orang yang mengenakan kostum berlogo bulan sabit yang mengapit padi ini sebelumnya berkumpul di area Ruko Hot Market, Bengkong Laut. Mereka kemudian berpencar di tiga titik guna melakukan aktivitas gotong-royong (goro). Dengan membawa berbagai alat khas goro, seperti cangkul, arit, mesin pemotong rumput dan lainnya mereka mulai bekerja dengan masyarakat
Di pilihnya daerah tersebut karena terlihat dengan kasat mata banyaknya sampah yang menumpuk sehingga parit terlihat sangat kotor, tidak sehat dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Apalagi diperparah dengan banyaknya rumput liar yang melengkapi pemandangan tidak nyaman
Kondisi ini berubah drastis ketika para kader PKS beraksi. Terlihat ratusan meter parit yang tadinya kotor berganti menjadi bersih dan rapi. Aliran air pun berganti menjadi lancar. Melihat hal di atas, salah seorang warga bergumam, “Wah jadi seperti sungai yah mas?”
Tak puas dengan membersihkan parit, ratusan kader yang langsung dikomandani oleh Ketua DPD PKS Batam, Ir. Ricky Indrakari dan Ketua DPW PKS Kepri, Wildan Hadi Purnama ini juga melakukan aksi bersih-bersih di sekitar Masjid Istiqomah.
Sementara itu ratusan kader akhwat bertugas menjadi panitia perlombaan menggambar dan mewarnai untuk anak TK dan SD, melayani masyarakat di stand sembako murah, berobat gratis dan cek darah dan memberikan pelatihan cara pembuatan pupuk kompos yang bahan-bahannya dari sisa-sisa sayuran. Juga melakukan demonstrasi ketrampilan dengan mendaur ulang sampah rumah tangga, seperti bekas bungkus detergent, minyak goreng dan lainnya menjadi barang yang lebih bermanfaat kepada masyarakat.
Seperti biasa, acara Tekad di awali dengan melakukan senam nusantara yang dipimpin langsung oleh Ketua Departemen Olah Raga (Dora) DPW PKS Kepri, Edison. Menurut Edison setiap acara tekad sengaja terlebih dahulu “digoyang” senam nusantara karena selain sebagai ajang sosialisasi juga agar kader dan masyarakat senantiasa memiliki kebugaran yang prima. (ibnusy)